Antara Bukalapak Pay Later vs Kredivo Pay Later, Pilih Mana Ya?

https://lh4.googleusercontent.com/VgMlS9aSbTo_GRjthgk6nvI5AP9vAnHe1lJVfjMBOraw5qoknwbvfw8yfnZfaZwn9XvM-57-luHsBcunJz3qcQSii5jLW9PaPloWrETy4RgI45nE46F23IUbJOKdMyGYVz7vUNGB

Di jaman sekarang, nggak perlu punya kartu kredit buat bisa cicil, bayar nanti, atau pinjaman uang tanpa agunan. Karena mulai dari fintech sampai e-commerce, ramai-ramai menawarkan fitur pay later atau bayar nanti. Dua contohnya adalah Kredivo dan Bukalapak. Bagi saya yang udah jadi pengguna sejak 2 tahun lalu, Kredivo adalah aplikasi fintech yang sangat bermanfaat karena bisa transaksi all in one mirip kartu kredit perbankan. 

Saya bisa beli barang di e-commerce tanpa bunga & bayar nanti dalam tempo 30 hari. Nyicil barang yang harganya di atas Rp 1 juta dengan tenor 3/6/12 bulan. Bisa juga ‘gestun’ alias nyairin limit kredit saya di Kredivo menjadi pinjaman uang tunai. Eits, yang ini legal ya karena ini adalah salah satu fitur kredit yang ditawarkan Kredivo. Namanya fitur pinjaman mini dan pinjaman jumbo

Kebetulan, Bukalapak adalah e-commerce langganan saya buat belanja online. Bukalapak juga merupakan e-commerce yang udah jadi mitra Kredivo dalam menyediakan pembayaran cicilan tanpa kartu kredit. Belakangan, saya baru tahu kalau Bukalapak juga punya fitur pay later sendiri yang bekerja sama dengan fintech P2P lending Julo. Karena penasaran, saya jadi membandingkan: mana yang terbaik buat kredit atau pay later? Bukalapak Pay Later atau Kredivo Pay Later?

Perbedaan Bukalapak Pay Later dan Kredivo Pay Later

Nggak sendirian, Bukalapak menggandeng Julo sebagai mitra untuk membuat fitur Bayar Nanti sebagai salah satu metode pembayarannya. Fitur ini dapat membuat pembeli di Bukalapak menjadi lebih mudah dalam bertransaksi kredit, terutama jika nggak memiliki kartu kredit atau akun fintech kredit online seperti Kredivo. 

Ada tiga limit yang ditawarkan Bukalapak Pay Later, yaitu: Rp 1 juta, Rp 2 juta, dan Rp 3 juta. Limit ini hanya bisa digunakan untuk transaksi di marketplace di Bukalapak atau untuk pembelian barang fisik. Tidak berlaku untuk produk digital seperti pulsa, tiket, voucher game, dan produk keuangan seperti BukaReksa dan BukaEmas. 

Sementara Kredivo adalah fintech yang menawarkan solusi kredit instan online baik untuk cicilan barang maupun pinjaman uang tunai. Untuk pay later atau Bayar Nanti, Kredivo menyediakan opsi bayar dalam 30 hari tanpa bunga. Opsi ini bisa digunakan untuk pembelanjaan di merchant atau e-commerce rekanan Kredivo dengan nominal transaksi di bawah Rp 1 juta. Jika pembelanjaan menyentuh angka Rp 1 juta dan ke atas, maka pengguna Kredivo punya dua opsi: bayar dalam 30 hari atau cicilan 3/6/12 bulan. 

Limit yang disediakan Kredivo untuk pay later atau bayar dalam 30 hari akan berbeda-beda sesuai jenis akun pengguna. Kalau kita daftar sebagai akun Basic, maka limit yang kita dapat maksimal hanya Rp 3 juta. Kalau kita daftar sebagai akun Premium, maka limit yang kita dapat maksimal bisa sampai Rp 30 juta. Akun saya termasuk akun Premium & limitnya udah dua digit, walaupun nggak sampai dapat Rp 30 juta. Nah, limit yang tersedia untuk pay later atau bayar dalam 30 hari, ada sekitar Rp 2 jutaan. Sisanya, kebagi menjadi limit untuk tenor 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. 

Perbedaan Syarat & Pengajuan Bukalapak Pay Later dan Kredivo Pay Later

Kalau mau pakai Bukalapak Pay Later, syaratnya: 

  1. Pembeli berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya, dan telah memiliki akun di Bukalapak dengan umur minimal 3 bulan. 
  2. Pembeli perlu mengaktifkan fitur Bayar Nanti di akun Bukalapak miliknya. 
  3. Proses verifikasi pengaktifkan fitur Bayar Nanti akan dilakukan oleh partner Bukalapak (Julo) dalam waktu 1 x 24 jam di hari kerja. 
  4. Partner akan menyediakan limit kredit bagi pembeli sesuai dengan kebijakan dan persyaratan yang sudah ditentukan partner berdasarkan statistik akun pembeli. 

Kalau mau pakai Kredivo Pay Later, syaratnya: 

  1. Harus daftar dan memiliki akun lebih dulu di Kredivo, baik akun Basic atau Premium. 
  2. Pendaftar adalah WNI berusia minimal 18 tahun atau maksimal 60 tahun. 
  3. Memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 3 juta per bulannya dan dapat dibuktikan dengan adanya NPWP. aktif. 
  4. Tinggal atau berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 
  5. Daftar lewat aplikasi Kredivo, download melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS). Proses verifikasi & approval akan memakan waktu minimal 1 x 24 jam. 

Domisili dan minimum penghasilan, sifatnya sangat penting. Kalau tertarik pakai Pay Later, maka pilih yang syaratnya sesuai dengan domisili kamu ya. Contohnya saya yang di Jabodetabek, bisa pakai Bukalapak atau Kredivo. Tapi, berhubung saya udah ada akun Kredivo dan bisa langsung dipakai di Bukalapak, saya lebih milih pakai Kredivo aja seterusnya supaya praktis. 

Perbedaan Bunga & Biaya Admin Bukalapak Pay Later dan Kredivo Pay Later

Untuk transaksi dengan Bayar Nanti, pembeli akan dikenakan biaya layanan sebesar 5% untuk setiap transaksi yang dilakukan. Biaya layanan ini akan dipotong langsung dari limit kredit yang didapat oleh pembeli. Tidak tersedia opsi cicilan dengan tenor untuk pembayaran transaksi dengan Bayar Nanti. 

Pembeli harus melakukan pembayaran full sesuai nominal transaksi yang dilakukan di tanggal jatuh tempo yang ditentukan Bukalapak, yaitu tanggal 28 setiap bulannya. Kalau sampai telat, maka pembeli akan dikenakan biaya keterlambatan yang nominalnya disesuaikan dengan limit kredit masing-masing, yaitu:

  1. Untuk limit Rp 1 juta, biaya keterlambatannya sebesar Rp5.000 per hari. 
  2. Untuk limit Rp 2 juta, biaya keterlambatannya sebesar Rp10.000 per hari. 
  3. Untuk limit Rp 3 juta, biaya keterlambatannya sebesar Rp15.000 per hari. 

Kalau pakai Kredivo Pay Later yang bayar dalam 30 hari, kita nggak dikenakan bunga apa pun alias 0%. Jatuh tempo pembayaran akan disesuaikan dengan tanggal transaksi (30 hari). Misal, kalau transaksi dilakukan tanggal 25, maka jatuh tempo pembayaran adalah tanggal 24 di bulan depan. Jika telat bayar, maka ada biaya keterlambatan sebesar 3% yang akan dikenakan Kredivo. 

Perbedaan Pinjaman Uang di Bukalapak Pay Later dan Kredivo

Bukalapak Pay Later nggak menyediakan opsi pinjaman atau pencairan limit pay later menjadi pinjaman uang tunai. Kalau mau pinjam, maka kita bisa langsung menggunakan Julo yang merupakan fintech P2P lending yang terpisah dengan Bukalapak. 

Sementara dengan Kredivo, limit yang kita miliki dapat dicairkan menjadi pinjaman uang tunai. Mulai dari 500 ribu untuk pinjaman mini dan mulai dari Rp 1 juta untuk pinjaman jumbo. Tenor yang tersedia untuk pinjaman tunai adalah 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. Suku bunga Kredivo buat saya paling the best dibanding Pay Later atau fintech lain. Dulu tingkat suku bunganya 2,95% per bulan, sekarang sudah turun dan berubah menjadi 2,6% per bulan. 

Pengalaman saya nyairin limit di Kredivo jadi pinjaman juga super smooth dan cepat. Nggak sampai 5 menit pengajuan, besoknya pinjaman udah cair ke rekening saya. Buat kamu yang lagi butuh pinjaman darurat, Kredivo sangat rekomen buat dicoba. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *